Sore ini, rintikan hujan masih membasahi jalan sejak pagi tadi. Cuacanya ibarat perasaan penduduk palestina saat ini. Sedih di iringi luka yang mewarnai hari-hari mereka belakangan ini. Kenapa? karena Genderang perang kembali dimulai antara penduduk Palestina dan para Zionis Israel. Gaza membara, Ribuan korban jiwa berjatuhan tiap harinya, Penduduk palestina berjuang untuk mendapatkan syahid dan para tentara Israel terus melakukan penyerangan tanpa henti. Jujur gue ngerasa sedih banget, saudara-saudara se-islam gue disana sedang berjuang mati-matian. Namun, apa yang bisa gue lakuin, mungkin ga ada selain doa-doa yang gue sempatkan ketika gue berdoa.
Berbagai media Internasional mengatakan bahwa serangan dimulai oleh para pejuang Palestina sehingga tentara Israel melakukan serangan balasan. Entah, siapa yang benar atau salah. Tapi, menurut gue Penduduk Palestina ga mungkin melakukan penyerangan lebih awal. Toh, kasus ini telah terjadi sejak puluhan tahun yang lalu dan seakan tak akan berhenti hingga Allah swt menghancurkan dunia ini. Sejak dulu Warga Palestina secara perlahan terjajah. Padahal Israel itu merupakan korban kekalahan Nazi Jerman. Saat itu mereka terbuang dan gatau mau tinggal dimana. Disaat mereka di berikan tempat tinggal oleh penduduk Palestina mereka seakan ga tahu terima kasih. Hingga kini wilayah palestina menjadi sangat kecil dibandingkan wilayah Israel.
Perjuangan rakyat Palestina terasa sangat berat. mereka ga pernah ngerasa tenang, mungkin kalau gue tinggal disana, ga tahu deh gue mau ngapain. Pasti gue bakal ngerasa panik tingkat dewa, tapi gue yakin Allah swt akan selalu ada buat mereka, semua perjuangan mereka akan terbalas dengan wanginya Surga, dimana itulah tempat kembali terindah yang pernah ada dan setiap insan berharap bisa menjadi penghuninya setelah mereka meninggalkan dunia ini. Entahlah, apakah gue bisa menjadi penghuni surga nantinya?
Gue ngeliat organisasi-organisasi besar dunia seakan kurang peduli dengan masalah ini, apa mereka telah terancam atau tertutup hati mereka oleh para zionis dalam menyelesaikan masalah ini? hmm.. sepertinya iya. Karena, dari berbagai sumber yang pernah gue baca berbagai organisasi besar dunia yang memiliki pengaruh kuat di latar belakangi dan dibiayai oleh para zionis dan itu menyebabkan mereka memilih untuk diam. Padahal seluruh dunia telah mengecam kejahatan yang telah terjadi sejak puluhan tahun silam. Mungkin jika Islam menguasai dunia lagi hal ini baru bisa dihentikan.
Semoga para zionis yang berhati keras itu diberikan balasan setimpal di akhirat nanti. Mereka boleh bersenang-senang dan terus membabi buta sekarang. Namun, pada akhirnya mereka akan dikirim ke dalam neraka Jahanam dan kekal didalamnya. Gue yakin banget :')
Comments
(0)
Nah, sekarang
gue mau ngomongin beberapa hal tentang Impian, secara garis besar pasti lo udah
tau apa itu impian. Tapi, disini gue mau mencoba mengupasnya secara lebih
kompleks. Impian itu ibarat sebuah gambaran masa depan,
biasanya ga gampang buat nge-dapetinnya. Menurut gue setiap Manusia wajib
memiliki minimal sebuah impian besar. Why? Karena dengan adanya impian lo bisa
punya hasrat tuk berusaha mendapatkan apa yang lo mau, meski awalnya lo ngerasa
ah kayanya ga mungkin banget itu bisa gue dapetin.
Let say, ketika
lo bermimpi menjadi seorang dokter/insinyur atau apapun itu. Pikiran dan hati
lo bakal tergerak tuk berusaha mewujudkannya. Apalagi disaat lo bermimpi ada
bayangan lo pengen banget membahagiakan orang-orang yang lo sayangi. Lo pengen
bisa merasakan nikmatnya hidup, lo pengen bisa berbagi lebih kepada sesama atau
apapun itu. Jadikan itu sebuah rasa takut agar lo makin terpacu. Contohnya gini
misalnya tiba-tiba keadaan keluarga lo lagi bener-bener jatuh dan lo kehilangan
segalanya. Disitu mau gamau lo harus bisa Think
Out Of The Box. Gimana caranya lo bisa bantuin mereka dengan kemampuan yang
lo miliki dan lo butuh impian besar untuk bisa bangkit kembali.
Terkadang gue juga suka binggung dan
ragu kira-kira gue bisa engga ya mewujudkan apa yang gue impikan selama ini. Pikiran-pikiran
negatif sering banget mampir di kepala gue tanpa gue minta untuk datang. Tapi
pada akhirnya gue coba tuk berusaha semaksimal mungkin selagi gue bisa dan
berusaha mendekatkan diri kepada tuhan gue yaitu Allah swt yang udah
menakdirkan gue lahir ke dunia ini. Di Samping impian besar yang harus kita
miliki kalau ga di barengi usaha yang besar juga semuanya bakal sia-sia menurut
gue. Ibarat kita berdoa tapi Ikhtiarnya ga ada yaudah itu cuma akan jadi impian
lo semata.
Dibeberapa
buku yang pernah gue baca mengatakan ketika lo berada dalam kondisi paling
kritis, disitu lah kemampuan besar yang lo miliki akan muncul. Meski sebelumnya
lo ga menyadari hal itu. Saat ini pun gue juga lagi terus berjuang supaya bisa
mendapatkan hal terbaik yang bisa gue lakuin meski pada akhirnya hanya Allah
yang tahu apa yang akan terjadi. Disaat gue ga memiliki kesibukan, gue sering
menyempatkan diri tuk membaca buku-buku yang menurut gue bisa berpengaruh
banget buat kemajuan Indonesia.
Oh, iya gue
mau nambahin dikit nih, ketika lo berjuang tuk mengapai mimpi lo dan ada
seorang yang berarti banget buat lo turut serta mendukung perjuangan lo, itu
bisa ngebuat lo makin bergairah dalam berjuang, ibarat tuh dia menjadi suntikan
energi positif dalam diri lo. Ada pepatah mengatakan ''Bersatu kita teguh
bercerai kita runtuh.''
Mungkin Ini
aja yang bisa gue share kali ini, yang pasti intinya create your big dream,
believe it, and try to make it happen.
Label: Story
Comments
(0)